Membantu Umat Memahami Hindu
Klik MENU untuk melihat Jenis-jenis Bukunya yaa..
*Stok tersedia = stok banyak
*Stok terlihat angkanya (cth : stok 5) = chat admin jika mau order banyak
Klik MENU untuk melihat Jenis-jenis Bukunya yaa..
*Stok tersedia = stok banyak
*Stok terlihat angkanya (cth : stok 5) = chat admin jika mau order banyak





Buku Lontar Tutur Bhuwana Mareka Brahmokta Widhisastra Medang Kemulan Agama Hindu Bali (Pcs )
Kategori Q. LONTAR
Harga
Rp 129.000 Rp 119.000
BUKU TUTUR BHUWANA MAREKA BRAHMOKTA WIDHI SASTRA MEDANG KEMULAN
Om Swastyastu
Dalam lontar ini disebutkan bahwa Sanghyang Tunggal yang menyebabkan adanya Para Raja dan Para Manusia di Pulau Jawa dan Pulau Bali.
Selanjutnya menyebutkan I Joko Sangkola Putra dari Mpu Angganjali setelah bergelar Aji Soka, lalu duduk sebagai Raja di Medang Kamulan.
Beliau mempunyai dua orang abdi yang bernama I yana dan I Yalip. Kedua orang abdi ini cekcok lalu berperang yang keduanya mati.
Kedua mayat abdi itu dikutuk oleh Aji Soka menjadi aksara I Yalip menjadi aksara Arab.
Sedangkan I Yana dijadikan aksara Jawa dan Bali yakni A, Na, Ca, Ra, KA, Da, Ta, Sa, Wa, La, Pa, Da, Ja, Ya, Nya, Ga, Ba, Ta, Nga, yang mengandung arti :
Ada dua orang abdi bertengkar, sama-sama sakti yang akhirnya keduanya mati.
Om Shanti, shanti, shanti om
Tebal : 126 Halaman
Karya : Bali
Order lewat Whatsapp, silakan klik link di bawah ya
https://wa.link/1dud8z
Order lewat Shopee, silakan klik link di bawah ya
https://s.shopee.co.id/2B68mBSj2y
Order lewat Lazada, silakan klik link di bawah ya
https://s.lazada.co.id/s.Z2Tpgs
Order produk lainnya, silakan klik link di bawah ya
Www.bacaanhindu.com
Om Swastyastu
Dalam lontar ini disebutkan bahwa Sanghyang Tunggal yang menyebabkan adanya Para Raja dan Para Manusia di Pulau Jawa dan Pulau Bali.
Selanjutnya menyebutkan I Joko Sangkola Putra dari Mpu Angganjali setelah bergelar Aji Soka, lalu duduk sebagai Raja di Medang Kamulan.
Beliau mempunyai dua orang abdi yang bernama I yana dan I Yalip. Kedua orang abdi ini cekcok lalu berperang yang keduanya mati.
Kedua mayat abdi itu dikutuk oleh Aji Soka menjadi aksara I Yalip menjadi aksara Arab.
Sedangkan I Yana dijadikan aksara Jawa dan Bali yakni A, Na, Ca, Ra, KA, Da, Ta, Sa, Wa, La, Pa, Da, Ja, Ya, Nya, Ga, Ba, Ta, Nga, yang mengandung arti :
Ada dua orang abdi bertengkar, sama-sama sakti yang akhirnya keduanya mati.
Om Shanti, shanti, shanti om
Tebal : 126 Halaman
Karya : Bali
Order lewat Whatsapp, silakan klik link di bawah ya
https://wa.link/1dud8z
Order lewat Shopee, silakan klik link di bawah ya
https://s.shopee.co.id/2B68mBSj2y
Order lewat Lazada, silakan klik link di bawah ya
https://s.lazada.co.id/s.Z2Tpgs
Order produk lainnya, silakan klik link di bawah ya
Www.bacaanhindu.com
